Baik mari lanjutkan kisah menguak misteri 9 April itu.... #apadehini
Ngomong-ngomong cerita di part sebelumnya gaje ya... Pusing ya bacanya saking tak jelasnya itu... Intinya sih, diawal kemerdekaan Tentara Indonesia terbentuk dengan nama BKR. Kemudian, nama BKR itu sendiri berubah menjadi TKR atau Tentara Keamanan Rakyat yang bertepatan tanggal 5 Oktober 1945. Dan kini kita kenal hari pergantian nama BKR menjadi TKR sebagai hari Tentara Nasional Indonesia (TNI).
TKR sudah memiliki spesialisasi sendiri. TKR memilik Pasukan udara yang diberi nama TKR jawatan penerbangan yang di bawahi, Komodor Udara Suryadi Suryadarma.
Pada tanggal bukan 9 April, TKR ditingkatkan lagi menjadi TRI alias Tentara Rakyat Indonesia. TRI masih mempunyai pasukan udara yang melanjutkan dari pasukan udara TKR jawatan penerbangan. Dengan nama yang sama hanya saja TKR nya diganti TRI.
Akhirnya, pada tanggal 9 April 1946, TRI jawatan penerbangan dihapus, lalu diganti dengan nama Angkatan Udara Republik Indonesia dan hari itu kini diperingati sebagai hari kelahiran TNI AU atau lebih kerennya Hari Penerbangan Nasional. Terkuak juga dari mana asal usul hari penerbangan dan apa apa kejadian yang menghebohkan pada tanggal 9 April.
Saya yang biasanya tidak terlalu suka dengan sejarah, entah mengapa kalau tentang dunia kedirgantaraan saya menjadi semangat. Mungkin salah satu alasannya adalah karena saya tertarik dalam dunia penerbangan. Mengapa saya tertarik pada dunia penerbangan?? Alasan ini sebenarnya aneh, atau terlalu kekanak-kanakan, atau entahlah. Dan saya pikir alasan saya tertarik di dunia dirgantara itu diluar logika.
Saya tertarik dunia kedirgantaraan karena film Star Wars. Saat itu saya masih berstatus sebagai pelajar MTs di Jakarta. Sekolahnya Full day masuk jam 06.30 pulang jam 15.00. Sekolah saya lumayan jauh dari rumah saya yang terletak di Depok. Saya harus melewati lika-liku jalanan, tikungan tajam, bukit dan lembah tapi boong, dan saya harus melewati permasalahan kota metropolitan, yaitu M A C E T bukan pacet. Dari macet itu lah saya mempunyai imajinasi dan kemauan tersendiri untuk menciptakan transportasi udara yang bersifat family transportation. Mungkin mulai saat itu dan seterusnya saya akan berterimakasih kepada macet yang menjadi inspirator dan membantu saya menemukan cita-cita di tengah kebingungan disuruh memilih cita-cita.
Saya pun menyukai film star wars karena ketidak sengajaan. loh kok bisa?? Berawal dari keinginan saya menonton di bioskop, dan gak tahu mau nonton film apa. Akhirnya saya putuskan film starwars. Saya pun menonton film star wars yang ke 7 dengan hasil keluar bioskop gak ngerti apa inti filmnya. Karena penasaran, saya pun mencari tahu alur cerita star wars dengan mendownload semua film star wars dari 1 - 6. Tapi tenang saya nonton satu-satu gak langsung sehari habis 6 episode. Hari demi hari ku lewati dengan penuh cerita-cerita di galaksi yang jauh disana. Saya pun selesai menyelesaikan keenam episode starwars, dan saat selesai itu saya mencoba menyambungkan apa yang saya tonton di bioskop saat itu. Sayangnya saya lupa dan saya rela untuk mendownload fil SW yang ke 7, dan gambar diatas adalah bukti kalau saya benar-benar niat nonton star wars.
Ngomong-ngomong cerita di part sebelumnya gaje ya... Pusing ya bacanya saking tak jelasnya itu... Intinya sih, diawal kemerdekaan Tentara Indonesia terbentuk dengan nama BKR. Kemudian, nama BKR itu sendiri berubah menjadi TKR atau Tentara Keamanan Rakyat yang bertepatan tanggal 5 Oktober 1945. Dan kini kita kenal hari pergantian nama BKR menjadi TKR sebagai hari Tentara Nasional Indonesia (TNI).
TKR sudah memiliki spesialisasi sendiri. TKR memilik Pasukan udara yang diberi nama TKR jawatan penerbangan yang di bawahi, Komodor Udara Suryadi Suryadarma.
Pada tanggal bukan 9 April, TKR ditingkatkan lagi menjadi TRI alias Tentara Rakyat Indonesia. TRI masih mempunyai pasukan udara yang melanjutkan dari pasukan udara TKR jawatan penerbangan. Dengan nama yang sama hanya saja TKR nya diganti TRI.
Akhirnya, pada tanggal 9 April 1946, TRI jawatan penerbangan dihapus, lalu diganti dengan nama Angkatan Udara Republik Indonesia dan hari itu kini diperingati sebagai hari kelahiran TNI AU atau lebih kerennya Hari Penerbangan Nasional. Terkuak juga dari mana asal usul hari penerbangan dan apa apa kejadian yang menghebohkan pada tanggal 9 April.
Saya yang biasanya tidak terlalu suka dengan sejarah, entah mengapa kalau tentang dunia kedirgantaraan saya menjadi semangat. Mungkin salah satu alasannya adalah karena saya tertarik dalam dunia penerbangan. Mengapa saya tertarik pada dunia penerbangan?? Alasan ini sebenarnya aneh, atau terlalu kekanak-kanakan, atau entahlah. Dan saya pikir alasan saya tertarik di dunia dirgantara itu diluar logika.
Saya tertarik dunia kedirgantaraan karena film Star Wars. Saat itu saya masih berstatus sebagai pelajar MTs di Jakarta. Sekolahnya Full day masuk jam 06.30 pulang jam 15.00. Sekolah saya lumayan jauh dari rumah saya yang terletak di Depok. Saya harus melewati lika-liku jalanan, tikungan tajam, bukit dan lembah tapi boong, dan saya harus melewati permasalahan kota metropolitan, yaitu M A C E T bukan pacet. Dari macet itu lah saya mempunyai imajinasi dan kemauan tersendiri untuk menciptakan transportasi udara yang bersifat family transportation. Mungkin mulai saat itu dan seterusnya saya akan berterimakasih kepada macet yang menjadi inspirator dan membantu saya menemukan cita-cita di tengah kebingungan disuruh memilih cita-cita.
![]() |
| Koleksi film star wars yang saya punya |
Semenjak saat itu saya diperbudak oleh ideologi-ideologi starwars. Saya diracuni oleh ajaran-ajaran gak bener starwars. Ya, saat itu saya percaya apa yang terjadi di film tersebut adalah nyata seperti telekinesis atau kemampuan menggerakan benda sekitar tanpa tersentuh atau menggunakan kekuatan pikiran. Dalam starwars istilahnya Force. Dan masih banyak lagi hal-hal yang tidak bisa diterima logika. Pada akhirnya saya pun tersadar bahwa itu hanyalah akal-akalan semata. Walau begitu, saya sadar ada beberapa hal yang mungkin dan akan terjadi di masa yang akan datang. Salah satunya adalah yang menjadi harapan saya, Family air transportation.
Selamat Hari Penerbangan Nasional.
May The Force Be With You
Wassalamu'alaikum warahmatullahi Wabarakatuh

Komentar
Posting Komentar