
Islam. Tak asing bukan
mendengar kata itu? Islam menjadi sebuah agama yang diturunkan di Jazirah Arab
memiliki penganut terbanyak kedua di dunia setelah agama kristen. Dan Islam
juga memiliki sangkut paut dengan negara Indonesia. Karena Indonesia sendiri
juga menjadi negara yang memiliki populasi muslim terbanyak di dunia. Lalu,
bagaimana agama Islam itu sendiri ada di Negara Indonesia??
Islam. Sebuah agama yang
diturunkan Allah SWT. kepada Nabi Muhammad SAW. sebagai nabi dan rasul paling
akhir untuk menjadi petunjuk atau pedoman hidup bagi seluruh manusia sampai
akhir zaman (dikutip dari www.tandapagar.com). Dengan artian, agama islam masih
berlaku hingga zaman ini dan dimanapun, tidak hanya di Arab saja. Ya, Islam
menjadi agama yang universal. Tak salah kan ada Muslim di Indonesia. Seperti
paragraf sebelumnya, bagaimana islam tersebar ke seluruh penjuru dunia?
Islam.
Dibawa oleh Nabi besar kita, Nabi Muhammad SAW. Seorang yang paling mulia
dimataNya, Tak hanya dimataNya, tetapi juga pandangan masyarakat saat itu.
Mereka (masyarakat) memandang bahwa Muhammad adalah pedagang yang paling jujur
dimasanya. Begitulah kekuatan terbesar umat islam. Tak heran jika kaum
muslimin pandai berdagang lha panutannya
saja juga pandai menarik si calon pembeli. Tapi caranya itu yang sudah jarang
ditemukan. Jujur, hal yang langka dan dibutuhkan dizaman ini, bukan
pedagang-pedagang yang curang hanya melihat untung kedepan dan lupa akan yang
diatas.
Islam. Lagi...
Tak mungkinlah semua pedagang dari negeri minyak itu berdagang di wilayah yang
sama. Mereka berpencar. Dan sampailah mereka di berbagai tempat di sudut bumi
dengan bekal barang dagangan dan ajaran agama islam tak terkecuali Indonesia
yang memiliki kepercayaan ardhi. Betapa cerdasnya, tangguhnya, hebatnya kaum
muslimin saat itu.
Islam.
Diterimakah ajaran baru itu di wilayah yang sedang banyaknya pemberontakan sana
sini antar kerajaan agama ardhi itu? Ya, sangat diterima. Berhubung masyarakat
disana mudah menerima ajaran ajaran baru. Yang pada akhirnya ajaran-ajaran
agama islam terakulturasi dengan budaya sebelumnya, budaya agama ardhi.
Islam. Bagaimanakah nasibnya kini di Indonesia?
Banyak penganutnya?? Iya... tak salah lagi... tapi banyak juga cabangnya
(Katanya...). Banyak cabangnya, kalau akur, anteng¸
nan adem ayem sih tak masalah. Masalahnya... ya tahu sendiri kan. Kalau
ditinjau baik-baik, akar masalah perbedaan ini berujung pada akulturasi budaya
dengan ajaran murni islam itu sendiri.
Islam.
Harusnya menjadi agama yang damai, mententramkan. Bukan karena perbedaan
menjadi terpecah dan saling menyalahkan satu sama lain. Selama kita masih
menyembah Allah, dan berpedoman kepada Al-Qur’an dan Hadits, bukannya kita masih
sama agamanya yaitu Islam.
Betapa
pentingnya kita memahami sejarah suatu agama itu dari mulainya terbentuk hingga
bagaimana agama tersebut bisa ada di lingkungan sekitar kita.
Terima
kasih meluangkan waktunya untuk membaca opini saya. Saya mohon maaf karena pasti ada dan banyak
salah kata, karena sesungguhnya ilmu saya masih sangat sedikit sekali. Saya
juga takut untuk nulis ini, karena dasar pemikiran saya belum bisa dikatakan
kuat. Saya juga masih belajar. Buktinya saya masih mengerjakan tugas ini
-_-.
Komentar
Posting Komentar