Indonesia merdeka pada tanggal 17 Agustus 1945. Lalu apa yang terjadi sebelum itu. Indonesia mengalami banyak peristiwa. Dari mulai zaman manusia purba hingga perang tumpah darah. Diantaranya ada zaman penjajahan. Kita merasakan bagaimana dijajah itu. Tapi bagaimana jikalau kita yang menjadi penjajah? Mari kita berimajinasi bersama. Jika aku menjadi...
Jika saya menjadi penjajah saya ingin menjadi penjajah dari negara Belanda. Kenapa? Ada beberapa alasan yang memilih negara tersebut.
Jika saya menjadi penjajah saya ingin menjadi penjajah dari negara Belanda. Kenapa? Ada beberapa alasan yang memilih negara tersebut.
- Kami (Belanda) adalah penjajah yang masa kekuasaannya yang paling lama dibanding negara penjajah Indonesia yang lain. Lebih dari 3 abad mereka menduduki Negara kaya itu. Bagaimana dengan negara lain. Ya... 5 tahun aja gak nyampe
- Dalam waktu yang lama itu, Kami (Belanda) memanfaatkan peluang yang besar itu dengan sebaik mungkin. Apa ynag menjadi pembeda negara jajahan kami itulah yang kami manfaatkan.
Itulah beberapa alasan saya ingin menjadi penjajah dari Belanda. Selanjutnya mari kita berimajinasi kembali lebih dalam. Anggap saya sudah menjadi penjajah Belanda dan sekarang saya sedang menjajah Indonesia. Dan saya sudah ada di Indonesia. Maka berikut apa saja yang Kami (Belanda) lakukan di Indonesia:
- Indonesia adalah Negara yang kaya akan rempah. Itulah ciri khasnya. Itulah salah satu tujuan kami datang kesini
- Kami akan mengambil kekayaan itu dan kami simpan di negara kami. Kami kembangkan disana. Dan semua negara diseluruh dunia bergantung kepada kami termasuk negara yang kami jajah. Efek jangka panjangnya adalah negara kami kaya.
- Selain dari kekayaan alam, Kami akan memanfaatkan sumber daya manusia yang ada. JIka umurnya sudah dewasa, Kami akan mengajak mereka bekerja dengan baik dan benar. Ya.. walaupun caranya agak keras. Ini juga demi kehidupan mereka dan kita.
- Jika umurnya dianggap masih bisa belajar banyak, kami akan menyekolahkannya dan mendirikan sekolah dengan berkiblat pemdidikan negara kami. Harapannya, mereka memiliki otak dan pemikiran yang setara dengan anak-anak belanda dan mereka dapat mengurus negaranya sendiri.
- Setelah mereka dewasa nanti, mereka sudah hebat. Mereka tidak lupa darimana asal kehebatannya, Mereka tidak lupa bagaimana mereka mendapat ilmu, Mereka tidak lupa siapa guru mereka. Dan dengan pikiran yang jernih, mereka akan berikir, apa yang harus mereka beri kepada guru mereka. Tak lain adalah buah dari ilmu yang pernah beliau beri. Hubungan kami dengan negara jajahan kami tidak begitu buruk.
- Anak didik kami menjadi hebat, memajukan negaranya. Negara jajahan kami maju apalagi negara yang menjajah. Pasti lebih maju
Komentar
Posting Komentar